SMA PL ST. YOSEF SURAKARTA
SMA PANGUDI LUHUR ST. YOSEF - Jl. L.U. Adisucipto (Jl. Kelengkeng No. 1) Surakarta  Telp/Fax. 62-271-710795
Selasa, 22 Agustus 2017  - 1 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 


14.01.2015 12:14:00 429x dibaca.
ARTIKEL
Seminar Reproduksi sehat

Dinamika pergaulan anak remaja sekarang perlu diwaspadai dan diantisipasi. Oleh karena itu guna mengisi jeda sehabis tes semester gasal 2014-2015, seluruh siswa kelas sebelas diajak berdiskusi dalam seminar “reproduksi sehat,” demi antisipasi pacaran yang tidak sehat.

Kegiatan ini dilaksanakan  di aula sekolah, hari selasa (16/12/14) dengan nara sumber dr Wahyu Indianto dari bagian dinas kesehatan Pemerintah Kota Solo. Dalam kesempatan ini siswa diajak untuk mengenal pacaran yang baik dan akibat dari pacaran yang tidak sehat.

Salah satu permasalahan yang terjadi akibat kebablasan pacaran karena pengaruh informasi yang sangat bebas. Maka dari itu siswa kelas XI (sebelas) SMA Pangudi Luhur Santo Yosefdiajak mengerti dan memahami alat reproduksi dan proses terjadinya pembuahan bila pacaran kebablasan. “ sangat penting pengetahuan sejak dini seperti ini demi mengantisipasi perkawinan dini akibat pacaran yang tidak sehat,” ucap dr. Indianto.

Dalam kesempatan Tanya jawab, seorang siswa kelas XI IS 3, Irwan menanyakan tentang bagaimana efek kalau seorang cowok onani dan cewek melakukan masturbasi. Dijawab oleh dokter bila cowok onani sebenarnya gak banyak efeknya terhadap kesehatan, namun kalau menjadi rutinitas berarti mentalnya sudah sakit. “namun bagi seoran g wanita bila melakukan masturbasi bisa berefek rusaknya selaput dara,” ucapnya.

Dimulai dari pertanyaan awal, maka seminar semakin ramai karena banyak siswa kelas XI yang ingin tahun tentang pacaran sehat. Antara lain Ega (XI IA 2) menanyakan kenapa harus ada virus HIV dan bagaimana penangannya? Dan juga Bapak Tri Haryatmo juga ikut menanyakan isu berkaitan dengan apakah aksi saling suntik di mall atau tempat keramaian oleh oknum yang terkena HIV.

Dijelaskan HIV sebenarnya dari binatang kera yang bermutasu (berpindah ke manusia). Awalnya kasus HIV ditemukan di Amerika tahun 1981 yang mengenai kaum homoseksual. “sedangkan isu aksi suntik tidak benar, sebab virus HIV bila berada di udara bebas langsung mati,” ujar dokter lulusan Universitas Sebelas Maret Solo ini.

Seminar yang menarik bagi kaum muda ini merupakan kerjasama dengan ikatan Alumni SMA PL Santo Yosef Solo (ILUNISMA). Ketua Ilunisma, Sari Dasanta yang hadri dalam seminar mengatakan kegiatan ini sangat positif. “ilunisma akan selalu membantu sekolah secara maksimal terhadap berbagai kegiatan yang mencerahkan bagis seluruh siswa,” ucapnya.

(Frans. JN)








^:^ : IP 54.166.199.43 : 2 ms   
SMA PL ST. YOSEF SURAKARTA
 © 2017  http://styosef.pangudiluhur.org/