SMA PL ST. YOSEF SURAKARTA
SMA PANGUDI LUHUR ST. YOSEF - Jl. L.U. Adisucipto (Jl. Kelengkeng No. 1) Surakarta  Telp/Fax. 62-271-710795
Selasa, 04 Agustus 2020  - 1 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 


16.12.2014 16:42:23 965x dibaca.
BERITA
Aksi Panggilan dan Rekoleksi

 

 

Dalam rangka mengisi jeda selama semester Gasal 2014-2015, para siswa kelas X (sepuluh) dan XI ( sebelas)  SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta, diisi dengan berbagai kegiatan rohani, Senin (15/12/14). Kegiatan ini disesuaikan dengan Tahun Bakti yang menjadi agenda Gereja Katolik.

Kelas X dengan rangkaia  aksi panggilan yang disampaikan oleh para biarawan dan biarawati. Beberapa tarekat Suster, dari Penyelenggara Ilahi (PI), Abdi Kristus (AK), Fransiskan(OSF) dan para Bruder Fratrum Imaculate Consepsionis (FIC). Sedangkan kelas XI, mengiikuti  rekoleksi yang dipimpin oleh Romo Lukas Heri Purnawan MSF (Romo Ipeng)

Untuk aksi panggilan, diikuti 223 siswa dan dibagi dalam 4  kelompok, dimana tiap kelompok dibimbing oleh biarawan/biarawati sesuai dengan konggregasinya. Para  Bruder dan Suster mengenalkan pangilan membiara dan hidup bakti serta mengenalkan tarekatnya masing masing.  Secara bergiliran kemudian berganti kelompok sehingga bisa merata.

Sedangkan rekoleksi bagi kelas XI mengambil tema “Kaum Muda menghadapi tantangan.”  Diawali dengan bernyanyi bersama, sebanyak 218 siswa diajak mengenal arti kata tangguh sesuai tema dalam menghadapi tantangan. “kaum muda harus anda dan sukar dikalahkan dan tahan dalam penderitaan. Dan bagaimana mengimplementasikan jadi murid Kristus yang tangguh” ujar Romo koordinator panggilan MSF ini.

Dalam pesan homilinya Romo Ipeng mengatakan bahwa sebagai kaum muda, kita dipangil Tuhan dengan apa adanya. “Tuhan memilih aku bukan karena sebagaimana adanya tapi karena apa adanya,” pungkas Romo Paroki Wonosari Gunung Kidul ini.

Sedangkan bagi Lintang Maharsi, siswa kelas XI MIA 1 rekoleksi bersama Romo Ipeng sangat menarik. Sebab tidak hanya monoton tapi dengan berbagai contoh gambar, video dan contoh sosok yang pernah tenar dan terpanggil menjadi biarawan/biarawati . Serta sambil selalu diselilingi dengan bernyanyi. “ Akhirnya dari semua tampilan yang diberikan,  siswa jadi bisa menyimpulkan sendiri arti tantangan dan panggilan,” ujar sekretaris OSIS ini.

Yang sangat menarik di akhir  misa sebelum  berkat pengutusan, dikeluakanlah  Saxophone, dan memainkannya bersama Paduan Suara (koor) Siswa yang bernyanyi.  Membuat siswa peserta Misa semakin terpana dan kagum akan artinya rekoleksi dan aksi panggilan. “ kita semua bisa, seperti  dalam memainkan saxophone ini hanya berlatih 3 minggu, sebuah tantangan dan bisa,” pungkas Romo Ipeng MSF.

 

(Frans. JN)








^:^ : IP 18.204.229.70 : 2 ms   
SMA PL ST. YOSEF SURAKARTA
 © 2020  http://styosef.pangudiluhur.org/