SMA PL ST. YOSEF SURAKARTA
SMA PANGUDI LUHUR ST. YOSEF - Jl. L.U. Adisucipto (Jl. Kelengkeng No. 1) Surakarta  Telp/Fax. 62-271-710795
Rabu, 26 Juni 2019  - 2 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 


12.04.2013 13:19:19 937x dibaca.
BERITA
Belajar software aksara jawa

Ada yang berbeda pagi itu ketika memasuki Ruang Labotorium komputer SMA Pangudi Luhur St Yosef Surakarta, Rabu (10/4). Sebanyak 27 siswa kelas XB telah duduk manis di depan komputer masing-masing. Biasanya komputer dipakai sebagai alat bantu pelajaran seputar teknologi informasi atau bahasa Inggris, namun kali ini dipakai sebagai alat bantu bahasa Jawa atau aksara. Huruf-huruf yang keluar pada layar komputer mereka adalah huruf Jawa.

Dalam pengenalan ini sekolah mendatangkan Benny Lin, pengelola Wiklipedia Indonesia. Pria asli Indonesia lulusan Program Studi (Progdi) Ilmu Komputer University of Washington, Amerika Serikat (AS), inilah yang menginisiasi program Javanese Transliteration tersebut.

Menurt Benny, software Javanese Transliteration. Lebih mudah dioperasikan dibandingkan software yang tela ada selama ini. “Sebab pada software yang telah ada sebelumnya terlalu banyak fungsi pada keyboard, terutama untuk menentukan pasangan aksara jawa,” ucapnya.
Ya, siswa-siswa tersebut tengah memperoleh pengenalan penulisan Bahasa Jawa yang sudah bisa ditulis dengan komputer. Menggunakan peranti lunak Javanese Transliteration, mereka berlomba mencoba menulis apapun yang mereka inginkan. Seperti Yohana Dwi WN (16), gadis berambut panjang tersebut me-ngakui sangat terbantu dengan adanya peranti lunak Bahasa Jawa tersebut. “Bermanfaat sekali untuk membantu mengerjakan pekerjaan rumah (PR). Karena menulis aksara Jawa memang lumayan susah,” tuturnya tersenyum. Siswa Kelas XB tersebut mengaku telah memiliki aplikasi Jawa dalam komputer rumahnya. Hanya, aplikasi itu kurang bisa membedakan jenis huruf Jawa.
Sementara itu, sulitnya mempelajari Bahasa Jawa diakui juga oleh teman sebangku Yohana, Fausta Nataya (16). Menurutnya, bagian yang paling sulit dalam Bahasa Jawa adalah menulis aksara Jawa. “Yang bikin sulit adalah membedakan jenis hurufnya. Sedangkan untuk lainnya seperti unggah-ungguh saya suka mempelajarinya. Maka dari itu dengan software Javanese Transliteration ini akan sangat membantu ke depannya,” urai Fausta.
Pejabat Humas SMA
Santo Yosef, FX Triyas Hadi Prihantoro mendukung pemanfaatan pe-
ranti lunak Jawa tersebut di sekolah-sekolah. “Namun harus diketahui bahwa menulis Jawa lebih efektif jika dilakukan oleh siswa sendiri, untuk itu penggunaan Javanese Transliteration bisa sebagai perpaduan untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” katanya. Sedangkan Guru Bahasa Jawa, V Dony Wiratmo menekankan, pelajaran Bahasa Jawa tidak meluluberdasarkan teori, namun juga harus diterapkan pada pola perilaku setiap harinya se-
perti sopan santun adat Jawa.

Triawati Prihatsari Purwanto

 








^:^ : IP 35.175.179.52 : 2 ms   
SMA PL ST. YOSEF SURAKARTA
 © 2019  http://styosef.pangudiluhur.org/