SMA PL ST. YOSEF SURAKARTA
SMA PANGUDI LUHUR ST. YOSEF - Jl. L.U. Adisucipto (Jl. Kelengkeng No. 1) Surakarta  Telp/Fax. 62-271-710795
Sabtu, 29 Pebruari 2020  - 2 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 


04.04.2014 11:29:01 1315x dibaca.
BERITA
Penilaian sekolah Adiwiyata tingkat Propinsi Jateng

Demi menjaga dan membudayakan sekolah bersih dan nyaman maka pencanangan dan pemilihan sekolah Adiwiyata. Sudah menjadi agenda Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Penilaian dan penghargaan mulai tingkat kecamatan, kota/kabupaten, propinsi dan Nasional.

Sekolah Adiwiyata yang peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah. Dengan adanya program Adiwiyata diharapkan seluruh masyarakat di sekitar sekolah dapat menyadari bahwa lingkungan yang hijau adalah lingkungan yang sehat bagi kesehatan warga sekolah.

Untuk tahun 2013, SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta mendapat penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata untuk tingkat SMA se Kota Surakarta. Konsekuensi nya di tahun 2014 maju penilian untuk tingkat propinsi bersaing dengan 35 SMA Kabupaten/Kota lain Se Jawa Tengah.

Penilaian tingkat propinsi dilakukan oleh tim KLH propinsi pada hari Selasa (1/4/2014). Tim yang terdiri dari dua orang penilai yaitu Dr. Sri Ngabekti MS (Unnes) dan ZB Hardono Agus Winarno (KLH Propinsi Jateng). Mereka di damping oleh KLH tingkat Kota Solo dalam melakukan observasi dan evaluasi.

Penilaian dilakukan kurang lebih dua jam, mulai pukul 14.00 – 16.00, baik secara dokumen administratif maupun secara fisik berkenaan dengan lingkungan sekolah yang memenuhi unsur sekolah Adiwiyata. Mulai kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengolahan sarana pendukung ramah lingkungan.

Pada kesempatan ini tim KLH Propinsi Jateng, ZB Hardono Agus Winarno SH mengatakan bahwa  dalam upaya menjadi sekolah Adiwiyata  harus  memenuhi unsur unsur yang bersifat fisik dengan sarana-prasarana pendukung dapat dilakukan dengan mudah, umumnya yang kelihatan berkenaan dengan sarana air bersih, WC, tempat sampah, limbah/drainasi ataupun Ruang Terbuka hijau. Yang paling sulit adalah membudayakan hidup hemat (mematikan listrik), sehat denganmeletakkan sampah pada tempat sesuai fungsinya. “ Dan merasa bangga bila sekolah katolik yang terkenal asri masuk kategoti sekolah Adiwiyata.” tandasnya.

Penjelasan dari tim penilai KLH  sebagai bentuk evaluasi.  Dan Kepala Sekolah, Br. Yohanes Sudaryono, M.Pd. FIC., mengatakan bahwa usaha sekolah dalam mensosialisasikan program sekolah Adiwiyata sangat terbatas. “maka dari itu dalam upaya membudayakan warga sekolah untuk bersikap dan berperilaku dengan peduli lingkungan perlu proses waktu. Dan itu nanti akan disisipkan dalam kurikulum sekolah, dalam tiap mata pelajaran yang relevan” ucapnya.

Mark JN








^:^ : IP 3.233.221.149 : 2 ms   
SMA PL ST. YOSEF SURAKARTA
 © 2020  http://styosef.pangudiluhur.org/